WhatsApp
Canting_Cap


 

Yogyakarta, 12 Desember 2025. Langkah strategis secara kolaboratif dilakukan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kebudayaan dengan menggelar “Pelatihan Pembuatan Canting Cap Batik dari Bahan Kertas” bagi 100 peserta IKM batik dari berbagai daerah. Bertempat di Indigofera Room dan Laboratorium Batik BBKB/BBSPJIKB Yogyakarta.

 

Dalam sambutan pada acara pembukaan kegiatan Plt. Kepala BBSPJIKB, Cahyadi, S.SiT., M.A.B menyampaikan, penyelenggaraan pelatihan ini merupakan bukti sinergi lintas kementerian dalam memperkuat kapasitas SDM sekaligus meningkatkan daya saing industri batik nasional. BBSPJIKB akan terus memperluas layanan penguatan kapasitas industri batik melalui kegiatan pelatihan dan sertifikasi, baik sertifikasi kompetensi pembatik maupun sertifikasi produk batik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri batik nasional, memperkuat keberlanjutannya, serta menjaga relevansinya di tengah dinamika kebutuhan pasar global. Beliau juga menambahkan bahwa “Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat pendaftar yang datang tidak hanya dari Yogyakarta, tetapi juga dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta sejumlah provinsi di Sumatra (Jambi, Sumbar, Bengkulu) dan Kalimantan Utara (Kab Bulungan)”.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina SDM, Lembaga dan Pranata Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan, Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP memberikan apresiasi kepada BBSPJIKB, Dinas Kebudayaan DIY, para instruktur, dan seluruh peserta pelatihan. Ia menekankan pentingnya program ini sebagai upaya menjaga keberlanjutan batik sebagai warisan budaya tak benda dunia. Beliau juga menyampaikan bahwa “Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pelaku budaya dan ekonomi kreatif, mengingat SDM batik memiliki peran vital sebagai penjaga nilai, identitas, serta keberlangsungan budaya bangsa”.

 

Ketua Tim Pelayanan Jasa Industri Promosi Data dan Informasi BBSPJIKB, Aan Eddy Antana, ST, M.Eng menambahkan bahwa tingginya minat terhadap pelatihan ini menunjukkan kebutuhan besar pelaku industri terhadap inovasi yang lebih ekonomis dan relevan dengan kebutuhan pasar. Kuota pelatihan awalnya hanya 30-50 peserta, namun meningkat hingga 100 peserta karena permintaan pendaftar yang terus berdatangan.

 

Leader Instruktur kegiatan ini Irfa’ina R Salma, S.ST., M.Sn menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah solutif bagi IKM batik bila mendapatkan pesanan motif baru dan minta cepat selesai, maka dapat menggunakan canting cap kertas. “Peserta membuat 2 buah canting cap kertas, berupa motif utama dalam papan 20 x 20 CM, dan motif pinggiran dengan ukuran variatif. Canting cap yang dihasilkan kemudian dipraktikkan untuk mencapkan lilin panas pada kain untuk produk sarung dan selendang dengan pewarnaan sintetis” ujarnya. Sedangkan ahli canting cap kertas BBKB selaku narasumber dan evaluator pelatihan ini Edi Eskak, S.Sn., M.Sn menyampaikan bahwa, “Canting cap dari bahan kertas adalah inovasi alat produksi batik cap yang terbuat dari kertas (duplex/ivory/karton baik baru maupun bekas), yang dapat berfungsi seguna bahan plat tembaga. Canting ini memungkinkan IKM untuk lebih mudah mencoba motif baru dan mengurangi biaya produksi, menjadikannya pilihan ramah lingkungan dan ekonomis, serta solutif bagi daerah yang jauh dari sentra industri batik”.  Adapun tim instruktur dalam pelatihan ini adalah: Yudi S, S.ST; Harnandito P, S.Ds; Nova R, S.Sn; Tin Kusuma A, S.ST; Zuriyah, S.Sn; Yulvi A, S.Ds; Robets C, S.Sn, M.Sn; Joko A R dan Hadiati. Tim besar ini meneguhkan kemampuan BBSPJIKB untuk melayani pelatihan canting cap ketas kepada pelanggan dan calon pelanggan secara prima.

 

(Disusun oleh Zuriyah, S.Sn instruktur industri kreatif pada BBSPJIKB Yogyakarta)


BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK

Jalan Kusumanegara No. 7, Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telp. 0274-546111 Ext.109 | Fax. 0274-543582
E-mail:bbkb@kemenperin.go.id | Instagram : @bbspjikb_kemenperin | Whatsapp : 6282223799288

Bagikan di Media Sosial Anda