Pada hari Rabu, 8 September 2015 Pukul 08.30 WIB rombongan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengunjungi Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta. Adapun tujuan kegiatan ini merupakan kegiatan studi banding dalam pengembangan industry kerajinan rumah tangga yang memiliki nilai jual dipasar luar maupun dalam negeri. Sebagai salah satu institusi yang salah satu tupoksinya melakukan penelitian dan pengembangan kerajinan di Indonesia, Balai Besar Kerajinan dan Batik menjadi tujuan utama bagi rombongan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung .

 

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Jasa Teknik, Balai Besar Kerajinan dan Batik Bapak A. Wisnu Pamungkas, ketika mewakili Kepala BBKB dalam sambutannya mengatakan bahwa BBKB telah banyak melakukan riset yang dapat mendukung kemajuan industri kerajinan dan batik. Disamping itu dalam penyebaran hasil riset telah dilaksanakan diseminasi ke beberapa daerah di Indonesia, agar hasil risetnya dapat dimanfaatkan oleh para perajin dan pelaku usaha. Hal ini ditegaskan kembali dalam presentasi profil dan tupoksi BBKB yang dipaparkan oleh Seksi Pemasaran BBKB, Bapak Kuntjup P bahwa BBKB memiliki komitmen yang kuat sebagai lembaga litbang melakukan dalam pengembangan industri kerajinan dan batik.

 

Rombongan DPRD dari Komisi II dan SKPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang membindangi Perindustrian, Perdagangan, Pariwisata, dan Usaha Kecil Menengah tersebut berjumlah sekitar 14 orang, antara lain terdiri dari : 9 orang dari Anggota DPRD (Fraksi PAN 2 orang, Fraksi PDIP 2 orang, Fraksi PPP 1 orang, Fraksi Gerindra 1 orang, Fraksi PKS 1 orang, Fraksi Hanura 1 orang)  ; 1orang dari Dinas Pariwisata, 1 orang Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan 1 orang dari UKM.

 

Kunjungan ke Balai Besar Kerajinan dan Batik berlangsung selama kurang lebih 3,5 jam, diisi dengan presentasi dan diskusi kemudian dilanjutkan dengan Tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab para anggota dewan sangat antusias dalam melontarkan sejumlah pertanyaan sehingga suasana pertemuan semakin hidup. Seusai diterima ruangan Soga rombongan mengunjungi berbagai laboratorium BBKB, antara  Loboratorium Perhiasan (Logam Non ferro),  Loboratorium  Perekayasaan Alat, Loboratorium Batik , Loboratorium Tenun, Loboratorium Anyaman Serat Lama Non Tekstil (SANT), Loboratorium Fashion dan Garment serta melihat pameran produk hasil penelitian dan pengembangan Balai Besar Kerajinan dan Batik di ruang lobby BBKB dan Ruang Pemer di Lantai II, BBKB Yogyakarta.

 

Pada kesempatan yang sama Perwakilan rombongan dari DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Bangka Belitung yang dulu mengandalkan hasil tambang sekarang mulai bergeser, seiring pembatasan ekspor bahan mentah hasil tambang dan semakin tipisnya ketersedian cadangan tambang. Untuk itu kunjungan ke BBKB Yogyakarta difokuskan kepada penjajagan kerjasama dalam rangka mengolah potensi yang ada khususnya pengembangan industri kerajinan. Produk kerajinan tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat dan para wisatawan yang  saat ini menunjukan banyak peningkatan.

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter