WhatsApp
banner_5


KUPANG — Bank Indonesia Kantor Perwakilan Nusa Tenggara Timur bersama Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Bootcamp UMKM Hijau “Lontar Hijau NTT” pada 12–14 Agustus 2026 di Kupang. Kegiatan ini diikuti 20 pelaku UMKM binaan BI NTT.

Mengusung tema “Loncatan Transformasi, Akselerasi UMKM Hijau NTT” dan slogan Waste less. Create more. Grow sustainably., bootcamp ini memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk mengolah limbah menjadi produk kerajinan dan aksesori yang memiliki nilai ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta belajar memanfaatkan berbagai material sisa, seperti perca tenun, limbah kertas, dan plastik. Material tersebut diolah menjadi beragam produk, antara lain gelang, kalung, gantungan kunci, serta tas mini untuk tumbler.

Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM memperoleh keterampilan dalam mengembangkan produk yang lebih beragam sekaligus meningkatkan nilai tambah bahan yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah. Pendekatan tersebut juga mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usaha yang lebih kreatif, efisien, dan berkelanjutan.

Bootcamp Lontar Hijau NTT menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan prinsip UMKM hijau, dengan menempatkan limbah bukan semata sebagai sampah, tetapi sebagai bahan yang masih dapat dimanfaatkan untuk menciptakan nilai dan peluang baru bagi UMKM.


BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK

Jalan Kusumanegara No. 7, Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telp. 0274-546111 Ext.109 | Fax. 0274-543582
E-mail:bbkb@kemenperin.go.id | Instagram : @bbspjikb_kemenperin | Whatsapp : 6282223799288

Bagikan di Media Sosial Anda