WhatsApp
banner_4


YOGYAKARTA — Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Industri Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), khususnya produk sprayer gendong, pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan berlangsung secara hybrid dan diikuti 60 peserta dengan menghadirkan lima pembicara.

Kegiatan diawali laporan Kepala BBSPJIKB, Zya Labiba, dan dibuka oleh Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Emmy Suryandari. Dalam arahannya, Emmy menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri untuk menghasilkan sprayer gendong yang bermutu dan berdaya saing.

Materi FGD meliputi kebijakan standardisasi industri oleh Kepala P4SI Kemenperin, Tri Ligayanti; kebijakan pengembangan Alsintan oleh Direktur Permesinan dan Alsintan Kemenperin, Solehan; serta perspektif dan dinamika industri Alsintan yang disampaikan Hans Wibowo Adi dari Asosiasi Alsintani dan Wawan Kartika Hadi dari Quick Traktor.

Sementara itu, Fikri Dwiyanto, AMMI Muda BBSPJIKB, memaparkan peran LSPro BBSPJIKB dalam mendukung sertifikasi produk.

Setiap sesi dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi. FGD ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk mendukung penguatan industri sprayer gendong yang bermutu dan berdaya saing.


BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK

Jalan Kusumanegara No. 7, Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta 55166
Telp. 0274-546111 Ext.109 | Fax. 0274-543582
E-mail:bbkb@kemenperin.go.id | Instagram : @bbspjikb_kemenperin | Whatsapp : 6282223799288

Bagikan di Media Sosial Anda