Koleksi Buku Perpustakaan BBKB

NoJudul Abstrak Pengarang Penerbit Tahun Subyek
1 Pedoman Praktikum Pengelantangan dan Pencelupan
Kode Panggil: 677.84 sal p c.3
Astini Salihima, S. Teks Institut Teknologi Tekstil 1978 Pengelantangan dan Pencelupan
2 Membangun Pendidikan Vokasi Industri Dual System
Kode Panggil: 373.24 Muj m
Mujiyono Pusdiklat Industri 2018 Vokasi
3 Angleluri Batik Sekaring Jagad
Kode Panggil: 75.02 Pag p
Perpustakaan Pura Pakualaman 2014 Batik
4 PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001-2008 DI BBKB
Kode Panggil:
Dalam upaya meningkatakan Kinerja Jasa Pelayanan Teknis di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) adalah dengaan menerapkan sistem manajemen mutu (SMM)sesuai ISO 9001:2008 . Pada tanggal 23 September 2015 versi baru dari ISO 9000 telah terbit. Oleh karena pada tahun 2018 BBKB telah meutahirkan standar ISO 9001-2008 ke ISO 9001-2015 . Penenrapan ini bertujuan untuk menjamin kesesuaian dari proses layanan Jasa Pelayanan Teknis terhadap kebutuhan atau persyaratan yang telah di tentukan atau dispesifikasikan oleh pelanggan maupun organisasi BBKB sendiri. Informasi atau hal-hal yang di tuangkan dalam pedoman ini merupakan keputusan dari Kepala BBKB dan di pakai sebagai acuan dasar oprasional bagi seluruh karyawan di BBKB . Penerapan Sistem Manajemen BBKB dalam proses bisnis dilaksanakan untuk menjamin dan memastikan pencapaian hasil - hasil yang telahdi rencanakan secara konsisten serta untuk mencapai kepuasan pelanggan melalui aplikasi sistem secara efektif termasuk proses perbaikan berkesinambungan dari sistem dan kepastian kesesuaian dengan persyaratan pelanggan serta peraturan perundang- undangan yang berlaku. Sistem Manajemen BBKB ini ditetapkan dan di kembangankan untuk menciptakan nilai nilai , mengembangkan kompetensi individu , meyakinkan tercapainya hasil - hasil yag di harapkan , serta memobilisasi semua sumber sumber yang ada melalui Komitmen Kepala BBKB dan seluruh karyawan di BBKB. Kata Kunci : Sistem, Dokumen, Standar Operasional Prosedur Siti Rohmatul Umah,SE.MT Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
5 KUNJUNGAN WISATA TEKNOLOGI KERAJINAN DAN BATIK
Kode Panggil:
Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penelitian dan pembangunan (litbang) , kerjasama, standardisasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi, pengembangan kompetensi industri dan beberapa pelayanan jasa teknis dibidanag kerajinan dan batik . Hasil litbang dan jasa layanan tersebut perlu di sosialisasikan kepada masyarakat terutama yang bergerak di bidang kerajinan dan batik. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan BBKB kepada masyarakat , memberikan mpelayanan prima kepada para pengunjung menyebarluaskan informasi profil, jasa layanan , dan hasil litbang BBKB, meningkatkan jaringan kerja sama serta meningkatkan Pendapatan Jasa Pelayanan Teknis BBKB . Kegiatan ini terdiri dari dua sub kegiatan , yaitu penyiapan materi wisata teknologi berupa buku profil , brosur layanan , brosur hasil litbang dan powerpoint presentasi profil BBKB serta pelaksanaan penerimaan kunjungan wisata teknologi dan 1759 pengunjung BBKB . Kata Kunci : kunjungan , layuyanan Harnandito Paramadharma, S.Ds Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
6 PENINGKATAN DAN OPTIMALISASI PENGELOLAAN LEMBAGA LABORATORIUM UJI
Kode Panggil:
Peningkatan dan Optimalisasi Pengelolaan Lembaga (Laboratorium Uji) Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 di Balai Besar Kerajinan dan Batik. Program ini dilaksanakan tiap tahunnya sebagia upaya penguatan Balai Besar Kerajinan dan Batik dan peningkatan secara berkelanjutan agar LPK yang telah terbentul tetap eksis dan konsisten terhadap persyaratan yang diacu. Kegiatan yang dilaksakan dalam pengembangan LPK ini meliputi persiapan, identifikasi dokumen, peningkatan SDM, konsultasi, pengadaan bahan dan peralatan, kalibrasi ulang, Audit Internal lab uji, kaji ulang manajemen, survailen Lab uji, tindakan perbaikan atas pelaksanaan survailen dan pelaporan. Laboratorium pengujian melakukan survailen di tahun 2018 yang dilakukan oleh KAN untuk menjamin bahwa laboratorium tersebut selalu menjaga kompetensinya sesuai dengan kriteria akredita di KAN dari waktu ke waktu yang akan dilaksanakan dua kali survailen selama empat tahun masa akreditasi. Pengadaan sarana dan prasarana juga untuk mendukung kinerja laboratorium pengujian dan kalibrasi dalam peningkatan pelayanan terhadap pelanggan. Pelatihan internal dan eksternal dibidang teknis maupun manajemen dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang ada di LPK sebagai daya dukung terciptanya lembaga yang kompeten. Kata Kunci: LPK, Reassesmen, Lab. Arif Perdana,S.Si Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
7 PENYUSUNAN RENCANA TEKNIS 2019
Kode Panggil:
Penyusunan Rencana Teknis 2019 merupakan serangkaian aktifitas perencanaan, pembahasan, penelaahan dan revisi usulan kegiatan baik dari segi substansi maupun anggaran keuangannya yang akan dilaksanakan oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) dalam periode tahun anggaran 2019. Penyusunan usulan kegiatan dilakukan dengan berdasarkan rencana strategis dan roadmap litbang yang sudah disusun. Metode yang digunakan dalam penyusunan kegiatan rencana teknis 2019 ini adalah dengan mengumpulkan usulan kegiatan dalam bentuk dokumen TOR, RAB dan satuan 3B. Usulan kegiatan tersebut kemudian dibahas dan ditelaah beberapa kali didalam internal BBKB untuk menentukan usulan kegiatan mana yang akan dilaksanakan. Setelah usulan kegiatan telah disepakati kemudian dituangkan kedalam aplikasi RKAKL 2019. setelah dokumen RKAKL 2019 disusun kemudian dilakukan pembahasan dan penelaahan dokumen RKAKL 2019 bersama dengan Biro Perencanaan Kemenperin, BBPI, Bappenas, dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Pembahasan dan Penelaahan dokumen RKAKL 2019 ini dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pembahasan dan penelaahan RKAKL pagu indikatif 2019, pembahasan dan penelaahan RKAKL pagu sementara 2019 dan pembahasan dan penelaahan RKAKL pagu definitif 2019. Dari serangkaian kegiatan perencanaan, pembahasan, dan penelaahan usulan kegiatan 2019 dalam bentuk dokumen TOR, RAB, Satuan 3B dan RKAKL dan telah disetujui maka dihasilkan dokumen DIPA dan POK 2019 inilah yang akan dijadikan dasar yang sah dalam melaksanakan rencana kerja BBKB tahun anggaran 2019. Pada tahun 2019 ada 4 kegiatan litbang, pengembangan kelembagaan, 2 kegiatan Prioritas Nasional, layanan internal (Overhead), layanan perkantoran dan Pengembangan kompetensi SDM litbang teknologi kerajinan dan batik yang sudah ditetapkan dalam DIPA 2019. Kata Kunci: Perencanaan, RKAKL, DIPA, POK Yudha Iskandar, ST Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
8 OPTIMALISASI PELAYANAN INFORMASI BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK
Kode Panggil:
Lahirkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 merupakan moment yang bersejarah bagi masyarakat dalam memperoleh kemudahan informasi. Didalam Undang-Undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap lembaga/institusi wajib memberikan pelayanan publik secara cepat, tepat waktu, biaya ringan/proporsional perlu penyediaan bahan informasi dukungan sarana dan prasarana dalam pengelolaan informssi BBKB. Selain itu pengembangan tampilan website yang lebih lengkap dan reponsive juga sangat diperlukan guna memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi. Selain itu untuk memperkuat petugas terkait tugas pelayanan, maka dibentuk petugas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) guna mengelola dan memberikan informasi kepada permohon. Adapun metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan ini adalah melaksanakan studi letaratur dan survey lapangan ke institusi/lembaga yang terkait dengan pelayanan informasi publik; penyusunan dan penetapan daftar informasi publik (DIP); pengadaan bahan koleksi perpustakaan, penyediaan banner dan leaflet/brosur, penyegaran tampilan website, dan pembuatan video profil dan layanan. Dari kegiatan ini diperoleh Daftar Informasi Publik (DIP) BBKB 2018, pengadaan bahan koleksi perpustakaan sebanyak 36 eksemplar, penyediaan banner dan leaflet/brosur sebanyak 100 lembar; penyegaran tampilan website 1 (satu) paket: dan pembuatan video profil dan layanan sebanyak 3 (tiga) buah. Kata Kunci: Optimalisasi, Pelayanan, Informasi, Website Wardi, S.Sos Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
9 PENELITIAN IDENTIFIKASI BATIK DAN TIRUAN BATIK DENGAN ANALISIS CITRA DIGITAL
Kode Panggil:
Perkembangan pembuatan tekstil bermotif batik semakin mengkhawatirkan bagi perlindungan batik. Produk tekstil bermotif batik mempunyai harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan batik asli. Produk tekstil bermotif batik ini tidak sesuai dengan SNI 0239:2014 Batik- Pengertian dan istilah, karena proses pembuatannya melalui proses printing. Proses identifikasi yang selama ini dilakukan adalah identifikasi ciri secara visual oleh tenaga ahli. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode analisis visual dari citra digital batik dan tiruan batik agar dapat membantu identifikasi batik dan tiruan batik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah persiapan sampel batik dan tiruan batik, penentuan parameter pembeda, pengambilan citra digital, pembangunan software, evaluasi dan pengembangan software. Parameter yang digunakan dengan mengidentifikasi perulangan motif, tepi garis klowong yang bergerigi dan gradasi warna akibat malam yang tipis. Software yang dikembangkan masih dalam taraf decision suport system artinya software ini membantu tim evaluator dan penguji mutu barang untuk mengidentifikasi batik dan tiruan batik. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa terdapat perbedaan perulangan motif antara batik lukis, batik cap, batik kombinasi serta tiruan batik yang dapat diidentifikasi oleh software yang dikembangkan. Terdapat perbedaan pinggir garis motif bergerigi dan transisi warna yang dapat diidentifikasi oleh software. Kata Kunci: citra digital, batik, identifikasi, tiruan batik Joni Setiawan, ST.,M.Eng. Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
10 KEGIATAN LABORATORIUM PENGUJIAN
Kode Panggil:
Layanan Laboratorium Pengujian merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 di Balai Besar Kerajinan dan Batik. Program ini dilaksanakan tiap tahunnya sebagai upaya penguatan struktur Balai Besar Kerajinan dan Batik dan peningkatan secara berkelanjutan agar LPK yang telah terbentuk tetap eksis dan konsisten terhadap persyaratan yang diacu. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi Pengadaan bahan dan alat, pelaksanaan pengujian, kalibrasi ulang, pemeliharaan/perbaikan alat, pelatihan SDM, evaluasi dan pembuatan Laporan pengujian. Pelatihan internal dan eksternal dibidang teknis maupun manajemen dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang ada di Laboratorium sebagai daya dukung terciptanya lembaga yang kompeten. Tahun ini output yang ditargetkan tercapai yaitu 1200 sertifikat hasil uji. sampai dengan Desember 2018, sampel yang masuk ke Laboratorium uji antara lain tekstil, perak, emas dan alat olahraga dengan jumlah sampel sebanyak 1038 sampel (86,5% dari target yang diinginkan). Untuk tekstil berjumlah 917 sampel, perhiasan 36 sampel, dan alat olahraga 85 sampel. Kata Kunci: Laboratorium, LPK, Pengujian Arif Perdana,S.Si Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
11 SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2015
Kode Panggil: BBKB 658.562 H s 2018
Dra. Maslahatul Hayah Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018 Manajemen-Kontrol kualitas
12 REKAYASA PEMBUATAN CNC ROUTER KAYU DAN BAMBU
Kode Panggil: BBKB 621.9 Suc R 2018
Agung Eko Sucahyono, ST, M.MT Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018 CNC Router, Kayu, Bambu
13 SEMINAR DAN WORKSHOP HARI BATIK NASIONAL
Kode Panggil:
Balai Besar Kerajinan dan Batik merupakan institusi satu-satunya Unit Pelayanan Teknis yang berada di bawah Kementerian Perindustrian yang menangani bidang kerajinan dan batik sudah selayaknya turut berperan aktif memperingati Hari Batik Nasional denggan kegiatan-kegiatan dalam rangka melestarikan dan mengembangkan batik Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap batik Indonesia; menyebarluaskan hasil litbang batik BBKB; mendapatkan input/masukan dari IKM batik dan stakeholder terkait; dan meneyediakan sarana promosi bagi IKM batik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa metode, yaitu rekrutmen peserta seminar dan workshop, penyusunan materi seminar dan workshop dan pelaksanaan seminar dan workshop. Hasil dari kegiatan ini yaitu terselenggaranya satu kali kegiatan Seminar dan Workshop di Yogyakarta Pelaksanaan kegiatan Hari Batik Nasional yang sedianya dilaksanakan dengan 60 orang dan 3 orang pembicara, diperingkas menjadi hanya untuk 20 orang peserta dan 1 orang pembicara dari Jerman Ibu Brigitte Willach dari Jerman. Peringkasan ini dilakukan karena anggaran PNBP Balai Besar Kerajinan dan Batik belum tercapai, selain itu BBKB juga berkomitmen untuk menyelaraskan kegiatan HBN dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemda di Yogyakarta. Kepadatan acara pada awal bulan Februari tersebut juga mempengaruhi acara untuk diperingkas. Ada pun kegiatan pameran Hari Batik dilakukan di Taman Budaya sebagai bagiann dari salah satu rangakaian kegiatan Jogja Internasional Batik Bienale. Kata Kunci: Hari Batik Nasional, Seminar, Workshop Harnandito Paramadharma, S.Ds Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
14 PROGRAM PENERAPAN 5K PADA BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK
Kode Panggil:
Program pelaksanaan penerapan Budaya Kerja Keteraturan , Kebersihan , Kelestarian , kedisiplinan (5K) pada hakekatnya merupakan usaha terpadu oleh seluruh karyawan / karyawati di dalam lingkungan Kememntrian Perindustrian. Sebagai institusu yang berada di bawahnya maka Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta mempunyai tangung jawab moral untuk merespon program yang di canagkan oleh kementrian perindustrian tersebut. Dalam pelaksanaannya , penerapan 5K Menggunakan metode PDCA (Plan Do, Check,Action) . Plan, pada tahap ini yang dilakukan adalah melakukan identifikasi masalah dengan menggunakan metode tinjauan lapangan, pemetaan penunjang kesuksesan BBKB ,dan diagram fishbone untuk selanjtnya di baut rencana perbaikannya yang telah disusun . Check , pada tahap ini yang dilakukan adalah monitoring dan evaluasi pelaksanaan dari rencana perbaikan dari proses evaluasi yang dilakulan dan melakuakan standarisasi terhadap sistem yang sudah dapat berjalan dengan baik . Pelaksanaan 5K Pada tahun 2018 mencakup semua ruanmgan yang ada di BBKB . Hasil dari pelaksanaan 5K ini adalah terciptanya suatu tempat kerja yang teratur , rapih,bersih ,serta budaya kerja terstandar dan di siplin . Teratur berati area kerja bebas dari perangkat yang tidak di butuhkan dalam proses kerja . rapih berati semua perangkat mempunyai identitas yang jelas serta lokasi penyimpanan yang jelas pula. Bersih artinay lokasi kerja senantiasa dibersihakan secara rutin sehingga serta jika terdapat suatu keadaan abnormal , segera dapat di ketahui . Terstandar berati budaya kerja yang sudah baik di tuangkandalam suatu SOP sehingga siapapun petugasnya akan melakukanproses kerja yang sama . DIsiplin berati semua tugas yang ada berkomitmen tinggi untuk menjalankan SOP yang sudah di sepakati bersama. Kata Kunci : 5K, Keteraturan, Kerapihan, Kebersihan, Kelestarian, Kedisiplinan. Supriyanta, SIP Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
15 PENINGKATAN DAN OPTIMALISASI PENGOLAAN LEMBAGA LABORATORIUM UJI
Kode Panggil:
Peningkatan dan Optimalisai Pengolahan Lembaga (Laboratorium Uji) Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 di Baalai Besar Kerajinan dan Batik . Program ini di laksanakan tiap tahunnya pda upaya pengutan Struktur Balai Besar Kerajinan dan Batik dan peningkatan secara berkelanjutan agar LPK yang telah terbentuk tetap eksisi dan konsisten terhadap persyaratan yang diacu . Kegiatan yang dilaksanakan dalam pengembangan LPK ini meliputi meliputi persiapan, identifikasi dokumen , peningkatan SDM , Konsultasi pengadaaan bahan dsn peralatan, kalibrasi ulang, Audit internal lab uji , kaji ulang manajemen survailen Lab Uji , , tindakan perbaikan atas pelaksanaan survailen dan pelaporan. Laboratorium pengujian melakukan survailen ditahun 2018 yang dilakukan oleh KAN untuk menjamin bahwa laboratorium tersebut selalu menjaga kompetensinya seswuai dengan kriteria akredita di KAN dari waktu ke waktu yang akan di laksanakan dua kali survilen selama 4 tahun masa akreditasi . Pengadaan sarana dan prasarana juga untuk mendukumg kinerja laboratorium pengujian dan kalibrasi dalam peningkatan pelayanana terhadap pelanggan . Pelatihan internal dan eksternal dibidang teknis maupun manajemen dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang ada di LPK sebagai daya dukung terciptanya lembaga yang kompeten. Kat Kunci : Reassesmen , Lab. Arif Perdana,S.Si Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
16 PENYUSUSN RENCANA TEKNIS 2019
Kode Panggil:
Penyusun Rencana Teknis 2019 merupakan serangkaian aktifitas perencanaan, pembahasan, penelaahan dari revisi kegiatan baik dari segi substansi maupun anggaran keuanganya yang akan dilaksanakan oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) dalam periode tahun anggaran 2019 . Penyusunan usulan kegiatan dilakukan dengan berdasarkan rencana strategis dan roadmap litbang yang sudah disusun. Metode yang digunakan dalam penyusunan kegiatan rencana teknis 2019 ini adalah dengan mengumpulkan usulan kegiatan dalam bentuk dokumen TOR , RAB dan satuan 3B . Usulan kegiatan tersebut kemudian di bahas dan dan di telaah beberapa kali didalam internal BBKB untuk menentukan usulan kegiatan mana yang akan dilaksanakan . Setelah usulan kegiatan telah di sepakati kemudian dituangkan kedalam aplikasi RKAKL 2019. Setelah dokumen RKAKL 2019 disusun kemudian dilakukan pembahasan dan penelaahan dokumen RKAKL 2019 bersama dengan Biro Perencanaan Kemenperin , BPPI , Bappenas dan Dirjen Anggaran Kementrian Keuanagan . Pembahasan dan penelaahan dokumen RKAKL 2019 ini dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pembahasan dan penelaahan RKAKL pagu sementara 2019 dan pembahasan dan penelahaan RKAKL pagu definitif 2019. Dari serangkaian kegiatan perencanaan , pembahasan dan penelahaan usulan kegiatan 2019 dalam bentuk dokumen TOR,RAB, Satuan 3B dan RKAKL dan telah di setujui maka dihasilkan dokumen DIPA dan POK BBKB tahun anggaran 2019 inilah yang akan dijadikan dasar yang sah dalam melaksanakan rencana kerja BBKB tahun anggaran 2019. Pada tahun 2019 ada 4 kegiatan litbang , pengembangan kelembagaan , 2 kegiatan prioritas Nasional, layanan internal (Overhead) , layanan perkantoran dan pengembangan kompetensi SDM litbang teknologi kerajinan dan batik yang sudah di tetapkan dalam DIPA 2019. Kata Kunci : Perencanaan, RKAKL , DIPA, POK Yudha Iskandar, ST Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
17 KEGIATAN LABORATORIUM KALIBRASI
Kode Panggil:
Layanan Laboratorium Kalibrasi merupakan salah satu kegiatan yang di laksanakan pada tahun anggaran 2018 di Balai Besar Kerajinan dan Batik. Program ini dilaksanakan tiap tahunnya sebagai upaya penguatan struktur Balai Besar Kerajinan dan Batik dan peningkatan secara berkelanjutan agar LPK yang telah terbentuk tetap eksis dan konsisten terhadap persyaratan yang diacu. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengadaan bahan dan alat, pelaksanaan kalibrasi, kalibrasi alat standar, pemeliharaan/perbaikan alat, pelatihan SDM, evaluasi dan pembuatan Laporan kalibrasi. Pengadaan sarana dan prasarana juga untuk mendukung kinerja laboratorium kalibrasi dalam peningkatan pelayanan terhadap pelanggan. Pelatihan internal dan eksternal dibidang teknis maupun manajemen dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang ada di Laboratorium sebagai daya dukung terciptanya lembaga yang kompeten. Tahun ini output yang ditargetkan tercapai yaitu 400 sertifikat hasil kalibrasi. Pada tahun 2018, sampel alat yang masuk ke Laboratorium Kalibrasi antara lain sebanyak 190 sampel alat, dimana sampel alat tersebut terdiri dari 18 sampel alat ruang lingkup masa, 99 sampel alat ruang lingkup temperatur/enclosure, 69 sampel alat ruang lingkup volumetri, 4 sampel ruang lingkup instrumen analitik/pH meter, dan 5 sampel alat ruang lingkup tekanan. Kata Kunci: Laboratorium, LPK, Kalibrasi, Akreditasi Arif Perdana,S.Si Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
18 KEGIATAN IN HOUSE RISET
Kode Panggil: BBKB 389.6 Wid i 2018
Nikmah Widiharini Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018 SNI-emas
19 KEGIATAN LEMBAGA SERTIFIKASI
Kode Panggil:
Untuk melindungi produk dalam negeri dan mambatasi masuknya produk luar negeri maka penerapan Standrd seperti Standard Nasional Indonesia (SNI) mutlak diperlukan, demikian juga dengan produk batik harus dilindungi keasliannyadan di benar-benar dibuat di Indonesia dengan Batikmark. Oleh karena itu Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) selaku instansi teknis yang memberikan bimbingan kepada IKM membantu memberikan SNI melalui Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) TOEGOE yang telah di akreditasi oleh KAN serta memberikan sertifikasi Batikmark untuk produk batik. Kegiatan lembaga sertifikasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing industri kerajinan dan batik dalam menghadapi pasar global dan meningkatkan pelayanan BBKB kepada IKM Kerajinan dan Batik. LSPro Toegoe pada tahun 2016 ini telah memberikan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) kepada 35 industri yang terbagi menjadi 2 jenis sertifikasi yaitu 8 industri disertifikasi dengan skema 3 dan 27 industri disertifikasi dengan skema 1b. Industri yang menggunakan skema 1b adalah industri mainan anak dan pakaian bayi yang SNInya merupaka SNI wajib. Sementara untuk Batikmark, seksi sertifikasi telah mengeluarkan 46 sertifikat batikmark untuk industri batik yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk sertifikasi alat olahraga dan emas mengajukan sertifikasi dengan biaya sendiri dan atas fasilitas yang diberikan oleh Badan Standarisasi Nasiona, demikian juga untuk industri mainan anak dan pakaian bayi sebagian besar dengan biaya sendiri dan hanya sedikit yang dibantu oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat dan Universitas. Dalam monitoring yang dilakukan pada saat ada pameran hampir semua IKM Batik tidak mencantumkan label batikmark di produknya. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa industri alat olahraga dan emas yang telah memperoleh SPPT SNI konsisten menerapkan sistem manajemen mutunya sehingga produk yang dihasilkan juga memenuhi syarat dalam SNI yang diacu. Sedang untuk industri mainan anak dan pakaian bayi karena SNI nya diberlakukan secara wajib maka mau tidak mau industri harus mandiri melakukan sertifikasi. Untuk Batikmark perlu dikaji ulang karena banyak industri yang kurang tertarik menerapkannya. Kata Kunci: Standard Nasional Indonesi, Lembaga Sertifikasi Produk, Sertifikasi Batikmark Dwi Indarto, B.Sc Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018
20 INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
Kode Panggil:
Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang), kerjasama, standardidasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi, pengembangan kompetensi industri dan beberapa pelayanan jasa teknik dibidang kerajinan dan batik. Komitmen BBKB dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selalu dioptimalkan dengan melakukan penilaian dan pengukuran kinerja unit pelayanan publiknya. Diharapkan dengan hasil pengukuran ini BBKB dapat memperbaiki kekurangan dalam layanan yang diberikan serta mempertahankan pelayanan yang sudah baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat kinerja Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan sekaligus sebagai wahana menyerap aspirasi masyarakat baik berupa saran, harapan, sekaligus keluhan terhadap pelayanan yang telah diberikan selama ini untuk dijadikan pedoman kebijakan, program dan strategi guna peningkatan pelayanan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa metode, yaitu penyiapan materi berupa penyusunan kuesioner, penetapan responden dan lokasi dan pengumpulan data, pengolahan data, metode pengolahan data, dan laporan hasil penyusunan indeks kepuasan masyarakat layanan BBKB. Hasil dari kegiatan ini yaitu didapatkannya nilai indeks kepuasan masyarakat layanan BBKB. Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang diperoleh dari 178 responden yang telah mengisi kuesioner adalah 3.69 (SANGAT BAIK) Kata Kunci: indeks kepuasan masyarakat, peningkatan layanan. Harnandito Paramadharma, S.Ds Balai Besar Kerajinan dan Batik 2018