Diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) / AEC (Asean Economic Community) MEA pada akhir 2015 telah mendorong mengalirnya barang, jasa, investasi dan tenaga kerja ke masing-masing negara anggota ASEAN. Salah satu faktor penghambat dalam persaingan pada era pasar bebas adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku IKM yang secara umum masih rendah. Permasalahan tersebut berkorelasi dengan tingkat kualitas dan standar produk yang dihasilkan.

Berkaitan dengan hal tersebut Dinas Perindustrian, Perdangangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Jember merespon baik, permasalahan masih rendahnya pengetahuan, keterampilan dan keahlian para pelaku IKM dengan mengirim pengrajin berlatih di Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta. Pelatihan yang ditutup pada hari Jum’at, 7 November 2016 Pukul 10.00 WIB di Ruang Aula BBKB Yogyakarta merupakan angkatan II dari III angkatan yang direncanakan dengan masing-masing angkatan sebanyak 40 peserta. Adapun jenis pelatihan yang diikuti para peserta, yaitu Pelatihan Kerajinan Perak dengan Casting dan Pelatihan Kerajinan Tritik, Jumputan, Sasirangan.

Dalam penyampaian kesan dan pesan selama mengikuti pelatihan Bapak Asnawi dan Bapak Imam Baidhowi mengatakan bahwa “sekembali ke daerah masing-masing para peserta pelatihan berkomitmen akan menerapkan ilmu yang telah diperoleh dan akan terus mengembangkan. Disamping itu Bapak Sugiatno yang mewakili  Disperindag & ESDM Kabupaten Jember ketika memberikan sambutan mengatakan bahwa kerjasama dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta sudah berlangsung selama 3 (tiga) tahun dari tahun 2014 sampai 2016. Kerjamasama yang telah terjalin dengan baik akan terus ditingkatkan. Produk yang dihasilkan dari para peserta berbagai corak, motif dan warna pada kain dan selendang untuk pelatihan Kerajinan Tritik, Jumputan dan Sasirangan, sedangkan untuk pelatihan Kerajinan Perak dengan Casting telah menghasilkan produk cincin, gantungan kunci dan bross

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Pengembangan Jasa Teknik Bapak A. Wisnu Pamungkas mewakili Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta ketika memberikan sambutan dan sekaligus menutup secara resmi pelatihan menyampaikan, bahwa para peserta merupakan orang-orang yang telah terpilih yang mewakili daerahnya masing-masing dari Kabupaten Jember, Jawa Timur. Untuk itu bekal yang telah diperoleh harus terus diasah dan dikembangkan, sehingga menjadi wirausaha yang mandiri dan mampu menciptakan kreatifitas dan inovasi baru serta mampu memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Disamping itu hubungan diantara para peserta pelatihan dan BBKB khususnya instruktur yang telah mendampingi selama pelatihan agar terus dijalin, sehingga dalam menerapkan ilmunya ketika kembali ke  daerahnya masing-masing apabila mengalami permasalahan/kendala dapat ditanyakan langsung kepada instruktur melalui media sosial yang telah ada. Selanjutnya BBKB juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Disperindag dan ESDM Kabupaten Jember yang sudah berjalan selama tiga tahun berturut-turut untuk melatih para pengrajin. Kedepan berharap kerjasama ini terus dapat ditingkatkan dan diperluas dengan berbagai bidang sesuai layanan balai.

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter