Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB), Kementerian Perindustrian RI  menggelar kembali Kegiatan Innovating Jogja(IJ) 2019, setelah sukses pada tahun 2016 dan 2018.  Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BBKB, Titik Purwati Widowati pada hari Kamis, 4 April 2019, bertempat di Ruang Indigofera, BBKB di Yogyakarta (4/4).

Kegiatan tahun ini menitikberatkan pada penumbuhan usaha yang bergerak pada bidang kerajinan dan batik. Secara umum kegiatan ini menggabungkan tujuan kegiatan Innovating Jogja terdahulu, untuk menghasilkan start up kerajinan dan batik di Yogyakarta yang inovatif dengan fungsi alih teknologi dan inkubasi hasi-hasil litbang yang dihasilkan oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik.

Pada 2019 ini BBKB tidak hanya menyeleksi calon tenant yang memiliki inovasi di bidang kerajinan dan batik tetapi juga memberi kesempatan kepada  calon tenant yang belum memiliki inovasi tetapi berminat untuk memanfaatkan teknologi kompor listrik batik tulis hasil penelitian BBKB. Pendaftaran terbuka bagi masyarakat DIY di bawah usia 45 tahun, dengan cara mengisi aplikasi dan proposal usaha yang dapat diunduh melalui website bbkb.kemenperin.go.id paling lambat 31 Mei 2019.

Calon tenant yang proposalnya lolos seleksi adminstratif dan presentasi, akan mengikuti kegiatan bootcamp. Pada akhir kegiatan bootcamp akan dipilih 2 tenant inovasi dan 2 tenant alih teknologi kompor listrik batik tulis untuk mengikuti kegiatan inkubasi. Keempat tenant yang dipilih akan mendapatkan program penguatan teknis produksi, pembangunan dan pengembangan bisnis dari Balai Besar Kerajinan dan Batik serta bantuan bahan produksi masing-masing sebesar 20 juta Rupiah.

Melalui Innovating Jogja pada tahun 2016telah muncul inovasi bisnis yang terus berkembang diantaranya adalahWastraloka yang bergerak dalam bidang seni lukis pada kerajinan kaleng; Janedan yang bergerak dalam bidang kerajinan kulit tanpa jahit; dan Alra yang bergerak dalam bidang kerajinan kulit kekinian, serta bisnis-bisnis lainnya yang semakin mandiri dan berkembang.

 Sedangkan, pada tahun 2018 Innovating Jogja telah berhasil memunculkan inovasi bisnis di bidang batik, yaituTizania Batik yang bergerak dalam bidang batik latar ringkel dan By&G yang bergerak dalam bidang tas tenun agel kombinasi batik. Pada tahun 2019 dharapkan akan muncul ide inovasi bisnis yang tidak kalah Inovatifnya dibandingkan dengan para pendahulunya.

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter