Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta sebagai institusi yang menangani litbang kerajinan dan batik turut berperan aktif dalam peringatan Hari Batik Nasional tahun 2014 dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan meliputi seminar, workshop dan pameran dengan tema “Peningkatan Kualitas Produk Batik Melalui Penguatan Litbang dan Pemanfaatan Sumber Daya Lokal”. Adapun  tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan peran Litbang batik guna mengembangkan dan melestarikan  serta menumbuhkan kecintaan terhadap batik Indonesia yang ramah terhadap lingkungan. 

Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Batik Nasional (PHBN)  dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 16 sampai dengan 17 Okober 2014 di awali dengan pameran dan dibuka secara resmi Kepala Badan Pengkajian  Kebijakan, Iklim dan Mutu Industri (BPKIMI), Kementerian Perindustrian RI Bapak Aryanto Sagala pada hari Jum,at 17 Oktober 2014 bertempat di Ruang Aula Lantai II,Balai Besar Kerajinan dan Batik, Jalan Kusumanegara No.7 Yogyakarta.  Dalam kata sambutannya Bapak Aryanto Sagala menyampaikan bahwa industri batik sebagai salah satu industri kreatif dan lini utama fesyen nasional memberikan konstribusi positif terhadap Produk Domestik Broto mencapai 2 persen, dengan nilai Rp. 181 triliun dan membuka lapangan kerja untuk perajin batik sebanyak 3,5 juta. Adapun tantangan yang dihadapi, antara lain : Fluktuasi harga bahan baku & bahan penolong; Terbatasnya teknologi dan kapasitas desain pengrajin; Maraknya pembajakan desain batik dan produk murah Cina; Konsentrasi pasar batik masih di dalam negeri; Regenerasi pembatik yang efektif sulit; dan Isu pencemaran lingkungan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta Ibu Zulmalizar menyampaikan bahwa pengukuhan  UNESCO  ini menjadi suatu kebanggaan dan sekaligus tantangan bagi  kita untuk melestarikan, memelihara dan melindungi batik sebagai Warisan Budaya yang berkelanjutan. Keppres No. 33 Tahun 2009 tanggal 17 November 2009 telah menetapkan bahwa tanggal 2 Oktober sebagai HARI BATIK NASIONAL. Dalam memperingati Hari Batik Nasional  kali ini, kami di BBKB menyelenggarakan beberapa kegiatan antara lain:Audiensi ke Koran Kedaulatan Rakyat (KR) Yogya pada tanggal 25 September 2014;  Partisipasi dalam acara Pemecahan Rekor Muri “Membatik Pada Kain Terpanjang” 3000 meter oleh 3000 pembatik yang diselenggarakan oleh Disperindagkop Prov DIY pada tanggal 2 Oktober 2014 di alun-alun utara Yogyakarta, dengan mengirimkan   25 (dua puluh lima) karyawan untuk ikut membatik; Menghadiri undangan Peringatan Hari Batik ke 5 di Pendopo Royal Ambarukmo. Sedangkan rangkaian kegiatan yang di selenggarkan BBKB Yogyakarta, antara lain :

1.    Pawai/Karnaval Batik pada tanggal 2 Oktober 2014;

Pawai/Karnaval Batik pada tanggal 2 Oktober 2014 yang diikuti oleh pegawai BBKB dan PaguyubanSukonandi berkeliling kota Yogyakarta dengan menggunakan Andong dan mengenakan pakaian/pernak-pernik Batik  sebagai upaya mengedukasi masyarakat untuk mengenakan ragam  busana batik guna menigkatkan citra positif bangsa serta menumbuhkan daya saing pengrajin batik lokal.

2.    Seminar Hasil Litbang BBKB  tentang Zat Warna Alam, Perekayasaan Peralatan Batik, Teknologi Pencegahan Pencemaran Lingkungan dan Sertifikasi/ labelisasi  bertujuan untuk mensosialisasikan hasil litbang BBKB kepada semua stakeholders terkait baik Pemerintah, Swasta maupun Pengrajin Batik. Materi seminar tersebut kami anggap sebagai faktor penting yang berperan dalam peningkatan kualitas,produktivitas dan kelangsungan bagi industri batik, khususnya dalam situasi persaingan global saat ini dan menghadapi MEA Tahun 2015. 

3.    Workshop Batik Zat Warna Alam sebagai salah satu upaya mengembangkan dan melestarikan budaya batik dan menumbuhkan produk batik yang ramah lingkungan serta menyebarluaskan teknologi pembuatan batik kepada masyarakat, sehingga dapat menambah wawasan masyarakat tentang bagaimana pembuatan produk batik “bukan printing”.  Kegiatan ini berlangsung 1 (satu) hari pada hari ini tanggal 17 Oktober 2014 dengan peserta bersasal dari Instansi Pemerintah/BUMN/ Swasta, Perguruan Tinggi dan Paguyuban Batik Sekar Jagad.

4.    Pameran Litbang dan Produk Batik

Dalam rangka mengenalkan hasil Litbang BBKB dan memfasilitasi bagi pengrajin Batik  dalam mempromosikan produk batik ”bukan printing” yang berkualitas dengan harga yang terjangkau kepada masyarakat di laksanakan pemeran selama 2 (dua) hari dari tanggal 16-17 Oktober 2014 bertempat di Ruang Pamer dan halaman BBKB dengan menampilkan Hasil Litbang BBKB dan melibatkan para pengrajin Batik dari DI Yogyakarta dan sekitarnya serta bati Madura.Diharapkan dari rangkaian kegiatan peringatan hari batik ini, akan dapat memberikan sumbangsih bagi terciptanya produk batik yang mampu bersaing dalam hal kualitas dan harga.

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter