Pada  hari Senin, 8 Juni 2015 pukul 09.00 WIB di Ruang Aula Lantai 2, Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta dilakukan Pembukaan Pelatihan Kertas Seni dan Anyaman Mendong kerjasama antara Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Jember dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik. Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Kepala Bidang Pengembangan Alih Teknologi dan Inkubasi mewakili Besar Kerajinan dan Batik dan dihadiri para peserta, pendamping dan tamu undangan. Pelatihan akan diikuti sebanyak 40 (empat puluh) peserta yang terdiri dari 20 peserta untuk Pelatihan Kertas Seni dan 20 peserta pelatihan untuk Pelatihan Anyaman Mendong. Maksud dan tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan diversifikasi khususnya pelatihan anyaman mendong. Sedangkan untuk kertas seni diharapkan mampu melakukan pengolahan bahan dan produk kertas seni berbahan limbah hasil pertanian

Kepala Bidang Industri, Disperindag & ESDM Kabupaten Jember Ibu Dra. AC. Nanis Prihatin. MM mengatakan bahwa sebagian peserta sudah merupakan perajin, namun jenis produknya masih terbatas pada tikar mendong dan produk tas plastik. Untuk itu dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta, sehingga nanti sekembalinya dari pelatihan mampu meningkatkan kualitas dan ragam produk yang dihasilkan. Disamping itu guna mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember sebagai kota kunjungan origami, Disperindag & ESDM melakukan pelatihan pengolahan bahan dan produk kertas seni berbahan limbah hasil pertanian. Limbah hasil pertanian seperti bagas (ampas tebu); merang, damen, gedebog pisang, maupun rumput laut, mendong, dll berpotensi digunakan sebagai pembuatan kertas seni. Seni melipat kertas "origami" biasanya menggunakan kertas impor dari Jepang. Berkaitan dengan hal tersebut adanya kegiatan pelatihan pengolahan limbah hasil pertanian untuk produk kertas seni ini diharapkan akan mampu mendukung program Pemerintah Kabupaten Jember menuju "Kampung  Origami".

Dalam kesempatan tersebut Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta yang diwakili Kepala Bidang PKAT Bapak Sujanarto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Jember yang hampir tiap tahun mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pelatihan dan bekerjasama dengan BBKB Yogyakarta. Pelatihan ini merupakan salah satu fungsi balai, selain itu BBKB juga mempunyai fungsi lain seperti : litbang, pelayanan teknis bidang teknologi bahan baku, bahan pembantu, proses produk, konsultasi, alih teknologi, rangcang bangun perekayasaan industri, inkubasi dan penanggulangan pencemaran. Khusus hasil litbang produk kerajinan dan batik yang telah dihasilkan BBKB, akan terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat guna memberikan dukungan kepada peningkatan daya saing diantaranya melalui program pendidikan dan pelatihan. Untuk itu melalui program pelatihan ini akan berlangsung interaksi dan pertukaran informasi antara peserta dan tenaga ahli atau instruktur, sehingga akan ditemukan  metode/cara-cara yang lebih kreatif dan inovatif

 

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter