Cita-cita Kabupaten Probolinggo untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan dan optimalisasi pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan diwujudkan dalam banyak cara. Salah satunya adalah dengan mengirimkan IKM yang ada di Kabupaten Probolinggo untuk mengasah ketrampilan di Balai Besar Kerajinan dan Batik. Pelatihan tersebut merupakan salah satu tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Pemda Kabupaten Probolinggo dengan BBKB dalam rangka pengembangan dan pembinaan kerajinan di Kab. Probolinggo. Nota Kesepahaman Bersama (MoU) tersebut ditandatangani pada hari Kamis, 23 April 2015 di Ruang Aula Lt 2 BBKB oleh Wakil Bupati Kab. Probolinggo Bp. Drs.H.A. Timbul Prihanjoko, dan Kepala BBKB Ibu Dra. Zulmalizar, MM.

Nota Kesepahaman Bersama atau MoU tersebut adalah sebagai payung hukum kerjasama antara Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta dengan Pemda Kabupaten Probolinggo, yang salah satu langkah konkritnya adalah diwujudkan dalam pelatihan batik tulis zat warna sintetis di BBKB yang pelaksanaannya bersamaan dengan ditandatanganinya MoU. Diungkapkan oleh Bp Drs.M.Sidik Widjanarko,MM, Kepala Disperindag Probolinggo dalam laporan penyelenggaraan kegiatan pelatihan di BBKB, bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh sepuluh orang peserta dari IKM di Probolinggo.

Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik, Ibu Dra. Zulmalizar, MM. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kabupaten Probolinggo atas terwujudnya MoU dengan BBKB dalam rangka menumbuhkan industri kerajinan dan batik di Kabupaten Probolinggo. “Diharapkan dengan adanya MoU dapat menjadi payung hukum dalam pelaksanaan kerjasama, selain itu juga kami harapkan ada tindak lanjut dari hal tersebut (red : MoU) ” ucap Zulmalizar. Dalam kesempatan yang sama beliau juga menyampaikan tugas pokok dan fungsi, potensi serta layanan jasa BBKB kepada jajaran pejabat dari Kabupaten Probolinggo sebagai bahan pertimbangan dalam implementasi MoU yang telah ditandatangani. Selain itu beliau juga menyampaikan mengenai kontribusi sektor industri kreatif dalam perekonomian Indonesia, tercatat ekspor industri kreatif tahun 2013 adalah sebesar 119 triliyun rupiah terhadap PDB, sehingga hal ini menjadi potensi yang masih bisa untuk dikembangkan bersama.

Senada dengan Kepala BBKB, Wakil Bupati Probolinggo, Bp. Drs.H.A. Timbul Prihanjoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa MoU yang tengah ditandatangani, adalah dalam rangka peningkatan kapasitas daerah (IKM) melalui pelatihan-pelatihan. “Tanpa ilmu maka tak mungkin untuk berkembang, pelatihan ini adalah salah satu caranya” pungkas Timbul. Selain itu beliau juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya penandatanganan MoU di BBKB serta menyampaikan komitmen untuk menumbuhkembangkan industri di Probolinggo dengan melakukan berbagai kerjasama dengan balai-balai lainnya.

Dalam acara tersebut juga ditandatangani perjanjian kerja sama tentang pelatihan batik tulis dengan pewarna sintetis, antara Dekranasda Kabupaten Probolinggo dan BBKB ditandatangani oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Probolinggo, Ibu Hj. Nunung Timbul Prihanjoko. Turut hadir dalam acara tersebut Elfrida Amung, Sekda Kabupaten Probolinggo beserta jajarannya.

 

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter