Pada hari Rabu, 23 April 2014 pukul 10.30 WIB bertempat di ruang Aula Balai Besar Kerajinan dan Batik telah dibuka secara resmi Pelatihan Batik Raja Ampat bekerjasama Direktorat Jenderal Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Yayasan Batik Indonesia, dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB)Yogyakarta dan diikuti sebanyak 25 peserta. Pembukaan pelatihan tersebut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ir. Windu Nuryanti, M.Arch,Ph.D;Kepala Bidang Pengembangan SDM YBI ( Dra. Edith Ratna, Ir. Bati Lestari); Asisten Deputi Bidang Industri, UKM, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Sekretariat Kabinet; Wakil Pimpinan Wilayah PT. BRI Subandi; Para Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Propinsi DIY; Paguyuban Sekar Jagad; Para Pengusaha Batik (Apip Sakur, Bambang Nakulo Sadewa, Hani Winotosastro,  dll); Para Pejabat Struktural/Instruktur BBKB dan Peserta Pelatihan Teknologi Batik dari Raja Ampat.

Dalam kata sambutannya Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik Dra. Zulmalizar, MM menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak YBI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Setkab, Bank BRI dan pihak terkait lainnya atas terselenggarakannya kerjasama dalam rangka pelatihan Teknologi Batik Raja Ampat Papua dengan menggunakan Zat Warna Sintetis di BBKB. Dalam kesempatan tersebut Kepala BBKB juga menyampaikan layanan jasa BBKB, meliputi: 1).Penelitian dan pengembangan; 2). Pengujian produk; 3).Pelatihan teknik; 4). Kalibrasi; 5).Sertifikasi produk; 6).Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu; 7).Labelisasi Batikmark; 8).Rancang bangun perekayasaan industri; 9).Konsultasi teknik; 10).Konsultasi HKI; 11).Penanganan pencemaran industri; 12).Lokakarya; 13).Jasa desain dan; 14).Jasa teknis lainnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ir. Windu Nuryanti, M.Arch,Ph.D ketika memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pelatihan batik mengatakan bahwa Raja Ampat merupakan daerah yang mempunyai sumber kekayaan luar biasa. Kekayaan alamnya tersirat  dalam berbagai bentuk motif dan warna yang mampu dikembangkan menjadi berbagai macam motif batik khas raja ampat. Pembukaan Pelatihan Teknolog Batik Raja Ampat merupakan rangkaian panjang menjelang diadakan Sail Raja Ampat yang rencananya akan dilaksanakan bulan Juni 2014 dan akan dibuka oleh Presiden RI, sedangkan hasil dari pelatihan di BBKB Yogyakarta selama 1 (satu) minggu ini akan dipamerkan dalam event tersebut. Untuk itu para peserta diharapkan untuk  terus berkarya dan menggali berbagai potensi  yang ada di Papua setelah mengikuti pelatihan, sehingga mampu menumbuhkembangkan batik khas papua, khususnya raja ampat agar nilai budaya masyarakat setempat dapat diangkat dengan memanfaatkan sumber daya alam dan nilai-nilai yang ada.

Setelah pembukaan kepada peserta secara simbolis diberikan bantuan berupa : Kompor listrik batik dari Yayasan Batik Indonesia (YBI) dan Bahan Kain dari Badan Pengkajian Kebijakan, Iklim dan Mutu Industri (BPKIMI), Kemenperin.

 ................

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter