Keberadaan sourvenir yang memiliki ciri khas suatu daerah seringkali menjadi buruan bagi para wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut. Kabupaten Tuban merupakan suatu wilayah yang berada di Provinsi Jawa Timur memiliki  berbagai obyek wisata, tidak mau ketinggalan dalam menggarap produk unggulan sebagai barang sourvenir bagi wisatawan. Adapun produk unggulan yang ada di daerah tersebut   antara lain: Batik Tulis dan Tenun Gedog Tuban; Anyaman; Gerabah; Sangkar Burung; Meubel Gembol dan Industri Alat Musik.

Kepala Bidang Industri pada Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban Edy Sukirno ketika menyampaikan sambutan menyampaikan bahwa berkaitan produk unggulan yang dihasilkan oleh para pengrajin Tuban tersebut sangat terkait dengan Balai Besar kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta, maka Bupati Tuban memerintahkan Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata untuk melakukan kunjungan ke BBKB. Rombongan yang terdiri dari 40 pengrajin batik berasal dari Tim Penggerak PKK dari 4 (empat) kecamatan di Tuban dan 10 orang pendamping tersebut tampak sangat antusias karena baru pertama kali diajak berkunjung ke Yogyakarta. Antusiame para pengrajin tersebut tampak, ketika memasuki acara diskusi beberapa pengrajin melontarkan berbagai pertanyaan terkait dengan perkembangan teknologi dengan penggunaan lilin dingin, pewarnaan, pelatihan dan pengelolaan limbah batik.

Pada kesempatan yang sama Balai Besar kerajinan dan Batik yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Jasa Teknik A.Wisnu Pamungkas dalam sambutannya menyatakan bahwa BBKB Yogyakarta menyambut baik kedatangan rombongan Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban. Kunjungan ini juga merupakan momentum  yang baik bagi balai, untuk mengenalkan diri dan sekaligus menawarkan kerjasama terkait dengan layanan balai. Disamping itu juga disampaikan tugas BBKB yaitu melaksanakan kegiatan penelitian, pengembangan, kerjasama, standardisasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi dan pengembangan kompetensi industri kerajinan dan batik sesuai kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian.   

Untuk melihat secara dekat layanan dan kemampuan BBKB rombongan dari Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban juga diajak keliling mengunjungi berbagai Laboratorium yang dimiliki BBKB, antara lain : Laboratorium Perhiasan Perak (Logam Non Ferro); Laboratorium Perekayasaan Alat; Laboratorium Batik; Laboratorium Tenun; Laboratorium Garmen dan Perca; dan Laboratorium Serat Alam Non Tekstil (SANT). Untuk menambah wawasan dan menumbuhkan semangat bagi para pengrajin batik dari Kabupaten Tuban, rombongan juga diajak melakukan studi banding ke pengrajin batik di daerah Giriloyo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta

 

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter